Pagi ini ku sambut dengan senyuman. Seperti biasa aku berangkat ke sekolah. Sesampai di sekolah aku melakukan hal yang biasa ku lakukan yaitu menyender sejenak pada dinding di pojok belakang untuk memikirkan apa yang terjadi besok. Tempat ini tempat favoritku, dan di sini pula aku duduk selama belajar mengajar di sekolah.
“ huh, sepertinya sama saja besok dengan hari ini dan kemarin-kemarin “ tak ada yang menarik dan tak ada yang dapat mengisi hari-hariku “ bisikku dalam hati.
Pikiranku beralih ke pelajaran-pelajaran hari ini.
“ hualah… semuanya membosankan “ teriakku dalam hati.
Bel tanda masuk pun berbunyi,
“ dimulailah hari bosan ini dengan pelajaran yang membosankan pula “ bisikku dalam hati.
Hingga pelajaran PKN dimulai, aku pindah tempat duduk. Aku duduk bersebelahan dengan seseorang yang sering buatku tersenyum dan pernah juga membuatku menangis yaitu Bagas. Melihat tanggal ini sih cukup bagus tapi, hari ini tetap membosankan bagiku. Mendengar Bu Rusmiyati berbicara tentang politik membuatku ingin cepat pulang. Aku tak suka dengan politik merugikan, karena pejabat selalu bersenang-senang di atas penderitaan rakyatnya.
Bel tanda pulang berbunyi…
“ yes pulang yes yes “ teriakku dalam hati.
“ akhirnya selesai juga pelajaran ini “ tambahku lagi.
Tiba-tiba aku mendengar seorang lelaki berbicara padaku.
“ elo mau gak jadi cewek gue ? “ tanya lelaki itu.
setelah ku lihat ternyata yang berbicara itu Bagas. Entah mimpi atau nyata yang barusan ku dengar. Ini semua terjadi ? rasanya mustahil. Apalagi bila ku ingat kejadian masa lalu. Aku mulai mengingatnya kembali.
Berawal saat aku masuk kelas 93. Sudah banyak yang ku kenal. Aku memilih teman sebangku yaitu Rana. Aku mengenal Rana sejak kelas 8. Meski kelas 8 aku tak sekelas dengan Rana tapi aku sudah kenal dengannya. Dari sini pula aku mengenal Bagas . Saat pertama mengenalnya perasaanku biasa saja. Hingga entah dari mana usulnya, anak kelas 93 selalu meledek aku berpacaran dengan Bagas. Padahal aku sedang berpacaran dengan Adit bukan dengan Bagas.
Tapi ledekan itulah awal kebingunganku. Mengapa setiap diledeki seperti itu aku merasa senang ? hingga berjalannya waktu aku berpisah dengan Adit. Sedih sekali rasanya kehilangan seseorang yang telah mengisi hari-hariku selama 1 bulan lebih. Mencari penggantinya pun sangat sulit. Telah ku coba denga esa ? tapi apa hasilnya ? aku belum bisa melupakan adit. setelah berpisah dengan esa aku dekat dengan bagas. Kami sering bertukar cerita dan masalah yang sedang dialami.
Hingga aku dapat menemukan jwaban dari kebingunganku selama ini. Aku menyukai bagas bahkan sangat menyukainya. Suatu hari ia bercerita bahwa dia menyukai sahabatku dan sekarang dia sakit hati karena sahabatku sudah mempunyai kekasih. Mengetahui tentang itu, aku menangis. Aku mencoba tegar menghadapi itu. Tetap tersenyum padahal hati ini menangis. Di saat sakit hatilah, aku selalu ada untuknya. Aku menghiburnya. Tak hanya dia yang sedang sakit hati, aku pun sedang merasakannya.
Akhirnya, bagas menyadari bahwa ada aku disini untuknya. Hingga sekarang dia sedang menyatakan cinta kepadaku. Tapi aku merasa tak yakin dengan yang ku alami saat ini. Mimpikah aku ?
“ urbah “ panggil bagas sambil menepuk pundakku.
Tepukannya membuyarkan lamunanku. Ku lihat di sekelilingku ada anak 93 yang sedang melihat ke arahku dan bagas.
“ terima aja bah “ teriak shasya salah seorang sahabatku.
“ terima terima “ teriak rana sambil menepuk tangannya.
“ tadi lo nanya apa sih gas ?” tanyaku untuk memastikan.
“ masa harus diulang sih bah, kan malu “ jawabnya.
“jujur, gue gak tau deh” jawabku.
“ aduh , makanya jangan ngelamun mulu. Oke gue ulang. Gue suka lo, gue sayang lo.mau gak jadi cewek gue ? “ ucap bagas.
“ hehe iya “ jawabku.
“ cieeeeeee !! “ teriak anak 93.
Tiba-tiba tanganku dipukul oleh seseorang.
“ oalah put. Mbok ya kalo tidur jangan pules banget. Di langkahin maling bisa bisa kamu gak tau. Di banguninnya susah pula. Bangun sekolah gak kamu ? udah jam 5 tuh. “ celoteh orang itu.
Dan ternyata aku bermimpi. Orang yang memukul dan berceloteh itu adalah mamaku. Aku terbangun lalu duduk. Ku lihat tanggal hari ini 20-10-2010. Teringatlah aku akan mimpiku. Semangatlah aku berangkat ke sekolah. Ternyata mimpiku menjadi nyata ! akhirnya hatiku kembali diisi seseorang. Semoga hubunganku bisa bertahan lama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar