"Ngimpi ! haha" ucap rana kepadaku
Aku tak memperdulikan apa yang rana katakan, karena aku merasa Bu Rusmiyati memerhatikan ku dan rana.
"Mau cantik? Ngimpi ! haha" ucap rana lagi
"Rana.. rana sini maju gantiin ibu bicara. ini teguran ya, ngulangi lagi, jangan ikut pelajaran ibu" tegur bu rusmiyati
Rana terdiam begitupun aku.
Bel pulang berbunyi. Aku keluar bersama rana
"ran ngimpi ran? ngimpi? sial ni ye garagara ngimpi hah" ledek ku terhadap rana
"gausah ngeledek deh lo bah" ucap rana rmenggerutu
"haha lagian si, kualat ama gua" ucapku kepadanya
Lalu aku meninggalkannya dan segera pulang ke rumah.
Rana merupakan sahabatku di kelas 9 ini. Dia duduk bersamaku. Aku sudah menganggap dia seperti adikku sendiri. Kami sering bercanda. Aku selalu menceritakkan tentangku ke rana begitupun rana.
Sesampai dirumah aku mengganti pakaian dan segera tidur siang.
"ka, bangun, udah sore" ucap mama sambil mengetuk pintu kamarku.
aku terbangun dan bergegas mengambil handphone yg kuletakkan di meja belajar.
2 pesan diterima.
Ku membuka pesannya.
pertama dari detta (sahabatku)
kedua dari yudo, yudo adalah temen sekelas ku yang mempunyai wajah cukup manis. Dia mengirim pesan kepadaku berisi
"sore semua"
aku membalasnya "sore juga do"
"lagi apa ni" balasnya
"baru bangun, lo sendiri?" balasku kembali
"bosen, dirumah mati lampu" balasnya
"mankanya bayar listrik dong" ledekku
"enak aja, bayar listrik teruslah gue" bela dirinya
"oh. bayarnya nyicil si" ledekku kembali
"ga nyicil cuma kredit" balasnya
"nyicil ama kredit apa bedanya do -__- " balasku
"gatau deh" balasnya
Dari situlah aku memulai smsanku dengan yudo.
Esok harinya aku berangkat ke sekolah sperti biasa. Entah mengapa di kelas aku merasa senang melihat wajah yudo. Tapi untuk tatapan mata dengannya, aku tak berani. Bisa dibilang aku salting. Dia terlihat lemas hari ini.
Malamnya, aku smsan dengan yudo, dan aku mengetahui mengapa hari ini dia terlihat lemas. Dia sakit. Aku pun sangat memerhatikannya. Aku yang selalu menyuruhnya makan, minum obat, dan istirahat saat dia sakit.
Esok harinya dia tidak masuk sekolah.
"yah! gue galiat muka lo deh do ! bisa kangen ni gue. Mana besok hari miggu, yailah ! jelek amat ya nasib gue " ucapku dalam hati
Tiba tiba rana menepuk pundakku
"ngelamun mulu" ucapnya
Tepukan dan ucapannya membuyarkan lamunanku.
"gue pen cerita deh ran " ucapku ke rana
"mau cerita apa bah?" tanya rana
Aku menceritakan tentang kedekatanku dengan yudo.
"ecie, peje bisa kali bah " ledek rana
"ran , gue belum jadian . lagian gue pesimis dapetin dia, gampang banget ya gue suka ama dia" ucapku ke rana.
"gaboleh pesimis, optimis dong. pokoknya kalo jadian, pejenya makan di the buffet" ucap rana
"ran, sekalian aja yuk makan di Hanamasa atau MOI atau Amigos , sekalian ngebunuh gue" sindirku ke rana
Rana hanya menunjukkan senyum dengan memajang giginya.
Malam harinya aku smsan dengan yudo. Ternyata dia masih sakit.
Minggu siang berlalu, malamnya aku smsan dengan yudo.
"besok dia masuk ga ya? gue kangen 2 hari galiat mukanya" tanya ku dalam hati
Aku pun menanyakan kepadanya lewat sms. Ternyata dia tidak masuk lagi.
"yailah 3 hari dah gue ga liat muka lo do" ucapku dalam hati
Keesokan harinya aku tak begitu semangat berangkat ke sekolah. Bener ! dia gamasuk sekolah. Aku duduk di tempatku dan memerhatikan tempat duduk yudo.
"gue kangen elo do, kapan lo masuk?" tanyaku dalam hati
"bah, bah, gausah ngelamunin dia terus deh bah" ucap rana kepadaku
"ah lo sirik aja gue ngelamun" ucapku rada sinis
"dih! ngapain gue sirik . gue mah kasian aja kalo lo kesambet setan nanti" ucap rana membela diri.
Aku hanya tersenyum
Malam harinya tak lupa aku smsan dengan yudo. hehe. Dan dia bilang , besok dia akan masuk sekolah. Akhirnya kangenku bakal terobati juga. tak sabar menunggu hari esok.
Keesokan harinya, begitu semangatnya aku ke sekolah. Tanpa kusadari sejak bangun tidur aku tersenyum
"kenapa kak? senyum mulu daritadi. ada apa nih?" tanya mama kepadaku
"mampus! kalo gue cerita gue lagi suka ama yudo. dan hari ini dia masuk sekolah bisa di babat gue, dan gamasuk sekolah" pikirku
"em, engga ma, kan mau pinter jadi semangatlah kesekolah." alasanku ke mama
Mama memercayainya , Aku pun berangkat ke sekolah.
Jam PM pun berakhir. Kembali ke kelas. Aku menuju ruang kelas 9-3 sambil tersenyum.
Dan BENER !!!!! Yudo masuk.
"masuk tuh orangnya " ledek rana
"iya dong. akhirnya kangen gue terobati ran" ucapku sambil tersenyum ke rana
Aku tak henti henti memandang dirinya. Dan berkali-kali aku bertatapan mata dengannya. Bel pulang berbunyi.
"gue gamau pulang, gue masih mau liat muka dia" ucapku dalam hati. Sesampai di rumah, aku segera ke kamar dan aku loncat loncat di atas kasur.
"ye ye gue liat dia, disenyumin dia, aaaa..... liat senyum dia" teriakku sambil loncat.
Hari hari ku pun dilalui dengan bahagia. Di sekolah memandang dia, bertatapan mata dengan dia, senyum kepadanya, disenyumin ama dia, setiap hari smsan dengan dia :) . Aku pun sangat bahagia.
Jujur, Aku ingin memilikinya tapi aku merasa itu TAK MUNGKIN. Aku teringat ucapan rana 'mau cantik bah? NGIMPI'.
'apa yang bisa dibanggain dari diri gue? cantik?engga!seksi?enggajuga pinter?pinter nyontek iya -_-' ucapku dalam hati.
Ngeliat mantan mantan yudo buat gue makin pesimis dapetin yudo. Eh GILA aja ya ! Mantan yudo yang namanya rahayu,fajiah,aulia.
Rahayu cantik,tinggi,famous.Gue? Beda banget.
Fajiyah pinter,famous.Gue? Jauuuuuuuuuh
Aulia suaranya bagus,cantik,famous.Gue? Gak banget
Makin galau deh gue tuh kepikiran apa yang mau dibanggain dari diri gue
Sejak saat itu aku berpikir untuk menjauhi yudo agar jika aku tak bisa memilikinya aku tak terlalu sakit hati banget.
Yudo merasakan perubahan sikapku kepadanya.Tanggal 19 Januari 2011 aku telat bangun otomatis aku telat sekolah.
Sampai dikelas, fiuh belum ada gurunya. Di depan pintu kelas aku berdiri terengah engah karena aku berlari selama di jalan. Tiba tiba yudo menarik tanganku dan berhenti tepat di tengah tengah depan kelas.
'eh mau ngapain do?' tanyaku
'lo kenapa akhir akhir ini ngejauhin gue? gue buat salah?' tanya yudo
'engga kok do, lo gapunya salah' jawabku sambil tersenyum
'oke buat kali ini gue katakan ke lo bahwa gue SUKA lo dan lo mau jadi cewe gue?'
'eh mimpi gue bagus yak aduh mauuuuuuuuu' ucapku dalam hati
'bah' ucap yudo sambil menepuk pundakku
'terima terima terima' ucap ucap anak kelas 93
'eh terima apaan?' tanya ku ke anak 93
'kok lu bloon sih bah' ucap shasya
'gue ngimpi kayak beneran ya' ucapku dalam hati
'bah kan tadi gue nyatakan cinta ke elo , lo nya mau gak jadi cewe gue?' ucap yudo sekali lagi
WHAT?????????!!!!!!!!!!!!!!!! Eh gila ini sumpah yak dongeng banget !
Dengan nerveous gue menjawab 'mau'
'cie pejee' teriak bocah bocah 93 lagi
aku segera menuju tempat dudukku
'asik makan di amigos lalalalalala' ucap rana
'ape lo kata?' ucapku
'yailah kalikali lah bah'
'sevel aja nyok'
'ayo deh, cie NGIMPI jadi kenyataan wakakak'
'wakakaka serasa di dongeng gue ran'
Since 19 January 2011 until 21 April 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar